Apakah Benar Air Mineral Mengandung Zat Berbahaya? Ini Penjelasan Medisnya

 On Sunday, February 17, 2019  


Pastinya tahu kan air mineral, bahkan hampir semua masyarakat mengonsumsinya. Meskipun demikian, di dalam air mineral ternyata ada kandungan zat berbahaya. Benarkah? Yuk simak penjelasannya disini.

Kenapa air mineral disebut air putih? Ada yang bilang karena sudah sebutan dari nenek moyang, jadi sudah terbiasa nyebut air putih, memang aneh sih kalo tiba-tiba nyebutnya air bening. Sebenarnya banyak yang sadar dengan sebutan air putih tapi kenapa masih juga disebut air putih.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa bukan karena nenek moyang kita buta warna, tetapi air yang baik untuk diminum itu yaitu air yang bersih, jernih, dan tidak berbau. Nah barang yang bersih atau apapun itu yang bersih itu identik dengan warna putih, dengan begitu air yang layak diminum tidak di bilang bening karena bening itu sama seperti jernih.

Kalau menyebutnya bening atau jernih belum tentu layak untuk diminum, sedangkan kalau menyebutnya putih, itu sudah mewakili air yang layak diminum.

Air putih dan air mineral memiliki wujud yang sama, sampai kita bingung apa beda keduanya. Apalagi rasa air mineral dan air putih pun tidak ada bedanya. Meskipun semuanya terlihat sama, tapi kedua jenis air ini berbeda, lo. Apa perbedaan air dan mineral? Yuk kita simak apa saja perbedaan air mineral dan air putih!

1. Memiliki Kandungan yang Berbeda

Air putih merupakan air yang biasa, yang bisa kita dapatkan dari alam atau keran di rumah. Biasanya sebelum diminum, airnya dimasak dulu untuk membunuh kuman yang ada. Dalam air putih terkandung satu atom hidrogen dan dua atom hidrogen.

Sedangkan air mineral itu merupakan air yang didalamnya terkandung mineral alami ataupun buatan. Mineral yang terdapat dalam air mineral jumlahnya bisa besar atau pun sedikit. Komponen dari mineral itu bermacam-macam dan bisa berupa zinc, zat besi, kalsium, dan magnesium.

Jadi, jika dilihat dari kandungan yang terdapat di dalam kedua jenis air ini, keduanya jelas sekali berbeda, bukan?

2. Berasal dari Sumber yang Berbeda

Air putih biasanya dapat diambil dari sungai, danau, dan sumber alami lainnya. Sedangkan, air mineral biasanya berasal dari daerah yang terdapat banyak mineral. Ini artinya, tidak semua air bisa kita anggap sebagai air mineral. Namun, air putih yang tidak memiliki kandungan mineral dapat diubah menjadi air mineral, yaitu dengan cara menambahkan nutrisi ke dalam air putih biasa.

3. Kandungan Nutrisi dalam Air Mineral Lebih Banyak

Air mineral adalah sumber nutrisi yang baik dibandingkan dengan air putih biasa. Air mineral juga memiliki banyak manfaat buat kesehatan kita. Namun, bukan berarti jika meminum air putih biasa tida menyehatkan, ya. Keduanya, sama-sama menyehatkan jika diminum. Hanya saja nutrisi yang terkandung dalam air mineral lebih banyak.

4. Cara Mendapatkannya

Untuk mendapatkan air mineral, kita mesti membelinya. Sebelum akhirnya siap untuk diminum, air mineral tersebut telah melewati banyak proses. Sedangkan untuk mendapatkan air putih, kita bisa mendapatkannya secara gratis dari alam dan memasaknya sendiri di rumah sebelum kita meminumnya.

Lantas, apakah air mineral boleh dimasak? Beberapa pakar menyampaikan, merebus air mineral dalam kemasan tidak membawa manfaat khusus. Umumnya, air mineral yang disajikan dalam kemasan sudah melalui beberapa proses purifikasi, seperti filtrasi, distilasi, dan sebagainya.

Selain itu, kualitas air mineral yang dijual bebas wajib memenuhi standar nasional. Tujuannya supaya air aman dikonsumsi. Jadi bila diproduksi oleh perusahaan yang terpercaya, kualitas air sudah terjamin baik, sehingga merebus air mineral tidak disarankan.

Merebus ulang atau reboiling adalah istilah yang digunakan untuk air yang direbus, dibiarkan sejenak untuk menurunkan suhu, lalu direbus lagi. Pada dasarnya, merebus air mineral tidak memiliki risiko bahaya bagi kesehatan. Misalnya, bila Anda ingin menghangatkan air untuk mengonsumsi teh atau kopi, tidak ada dampak kesehatan yang akan timbul.

Namun, bila Anda merebus air mineral hingga berbuih dengan tujuan menghilangkan kandungan kuman, maka ini sangat tidak disarankan. Sebab, proses ini dapat mengubah struktur kimiawi dari molekul-molekul yang terdapat pada air, juga menyebabkan beberapa zat berbahaya berakumulasi. Sebut saja, zat kimia seperti arsenik dan nitrat.
Apakah Benar Air Mineral Mengandung Zat Berbahaya? Ini Penjelasan Medisnya 4.5 5 Nurdian Sunday, February 17, 2019 Pastinya tahu kan air mineral, bahkan hampir semua masyarakat mengonsumsinya. Meskipun demikian, di dalam air mineral ternyata ada kandungan zat berbahaya. Benarkah? Yuk simak penjelasannya disini. Pastinya tahu kan air mineral, bahkan hampir semua masyarakat mengonsumsinya. Meskipun demikian, di dalam air mineral ternyata ada kandu...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.